Bentuk Tubuh Elok nan Menarik

Gambaran bentuk tubuh yang ideal senantiasa berkembang seiring dengan perubahan zaman serta pertumbuhan masyarakat dan budaya lokal. Media massa adalah salah satu pengaruh terbesar yang membentuk gambaran ini. Sebuah bentuk tubuh yang berlekuk dan proporsional – seperti diperlihatkan sehari-hari oleh berbagai ikon media massa – umumnya lebih menarik daripada tubuh yang kurus dan tidak bertenaga. Di sisi lain, bagian tubuh yang terlalu gemuk atau berisi pun dapat mengurangi daya tarik seorang individu. Secara medis, tubuh dikatakan proporsional bila IMT (Indeks Massa Tubuh) berkisar antara 18,5-23 kg/m2. Nilai IMT diperoleh dengan membagi berat badan terhadap kuadrat tinggi badan.

Faktor-faktor yang dapat mengganggu penampilan tubuh yang cantik antara lain:

  • Lengan atas terlalu gemuk atau kendur menggelambir

  • Payudara tidak simetris; payudara teralu besar atau berat; kendur menggelambir; relatif kurang berisi atau bahkan tidak berbentuk pada mereka yang berdada rata; puting terlalu besar

  • Perut bagian atas membuncit; perut bagian bawah membuncit atau menggelambir; perut secara keseluruhan membuncit; pusat (umbilikus) tak terdefinisi atau tersembunyi; kulit perut berkerut-kerut karena kelebihan kulit

  • Pinggang dan love handle relatif lurus atau menggembung dan tidak memiliki “lengkung gitar” atau lengkung ogee

  • “Sayap” punggung yang gemuk; punggung atas yang menggembung di sisi kanan dan kiri

  • Bokong terkesan kurang berisi atau “jatuh”; besar berlebihan; batas bawah tidak terdefinisi dengan jelas (bergaris terlalu tegas atau malah tidak jelas batasnya)

  • Paha atas bagian samping menggembung; paha secara keseluruhan terkesan gemuk; paha sisi dalam kanan dan kiri bersinggungan

  • Lutut sisi dalam yang gemuk

  • Betis terkesan besar

Faktor-faktor yang dapat menyebabkan penampilan tubuh tidak menarik adalah:

  • Faktor keturunan

  • Ketidakseimbangan gaya hidup antara asupan makanan dan pembakaran kalori

  • Fenomena “yoyo” akibat perubahan berat badan berlebihan atau kehilangan berat badan secara masif

  • Kehamilan dan persalinan

  • Respon hormonal tidak proporsional

  • Kekenduran struktur jaringan penyangga di balik kulit

  • Usia

  • Gangguan psikologis

Untuk mencapai bentuk tubuh yang lebih ideal, tindakan bedah plastik adalah salah satu metode yang dapat Anda jalani. Beberapa prosedur bedah plastik yang tersedia untuk kepentingan tersebut antara lain:

  • Pembuangan kelebihan lemak melalui liposuction

  • Pembuangan kelebihan kulit dan lemak, payudara, atau struktur lain disertai pengencangan (tummy tuck, arm lift, thigh lift atau lower body lift, breast reduction, male breast reduction, breast lift)

  • Pemasangan implan (breast augmentation, buttock augmentation, calf augmentation, other body augmentation, dll)

  • Prosedur non invasif dengan neurotoksin (calf slimming)

Prosedur-prosedur di atas memiliki indikasi dan persyaratan masing-masing yang harus Anda lakukan sebelum menjalani operasi.

Untuk catatan, Anda harus mencamkan bahwa operasi bukanlah “solusi instan”, melainkan “alternatif terakhir” bila gaya hidup sehat dengan olahraga dan nutrisi berimbang masih belum cukup untuk mencapai penampilan tubuh ideal Anda. Seorang pasien yang ingin menjalani body contouring, misalnya, harus mempertahankan berat badan yang stabil selama 6 bulan sebelum prosedur. Contoh lainnya, seorang kandidat liposuction disyaratkan memiliki berat badan yang berada dalam kisaran 30% berat badan idealnya. Dengan demikian, seorang pasien yang terlalu gemuk bukan seorang kandidat ideal untuk prosedur tersebut. Selain itu, semua pasien harus mempertahankan gaya hidup sehat selama periode pemulihan untuk mencapai hasil terbaik.

Featured Posts
Posts are coming soon
Stay tuned...
Recent Posts